Berita Politik |
- Demokrat: Pembelot Koalisi Silakan Keluar
- Anas Persilakan Yusril Uji Pasal Kenaikan BBM
- Anas: Orang Kaya Jangan Pakai BBM Bersubsidi
- PKS: Presiden Silakan Evaluasi Menteri PKS
- Demokrat: PKS Ganggu Roda Pemerintahan
- Menteri PKS Akan Dicopot? Ini Kata Anas
- Anas: Sanksi Koalisi Diputuskan Seluruh Ketum
- Kader Demokrat Desak Tindak Koalisi Bandel
- SBY dan Petinggi Demokrat Bahas Koalisi
- Datangi DPP Demokrat, SBY Akan Beri Arahan
- Demokrat Tak Keberatan Uji Materi UU APBN-P
| Demokrat: Pembelot Koalisi Silakan Keluar Posted: 01 Apr 2012 07:14 AM PDT Partai Demokrat tidak akan mengusir partai yang membelot itu.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Anas Persilakan Yusril Uji Pasal Kenaikan BBM Posted: 01 Apr 2012 06:29 AM PDT Anas menganggap, penambahan ayat ini justru akan memberikan otoritas bagi pemerintah.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Anas: Orang Kaya Jangan Pakai BBM Bersubsidi Posted: 01 Apr 2012 06:18 AM PDT "Orang kaya dan yang sangat kaya misalnya, mbok ya tidak beli BBM bersubsidi."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| PKS: Presiden Silakan Evaluasi Menteri PKS Posted: 01 Apr 2012 05:41 AM PDT Sikap PKS yang berbeda dengan koalisi SBY-Boediono untuk menghindari penderitaan rakyat.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Demokrat: PKS Ganggu Roda Pemerintahan Posted: 01 Apr 2012 05:01 AM PDT Pengambilan kebijakan PKS ini justru menimbulkan dilematis pada menteri dari PKS.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Menteri PKS Akan Dicopot? Ini Kata Anas Posted: 01 Apr 2012 04:22 AM PDT Anas tak bisa menyebut bahwa partai koalisi akan memberikan sanksi kepada PKS.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Anas: Sanksi Koalisi Diputuskan Seluruh Ketum Posted: 01 Apr 2012 03:41 AM PDT Anas menegaskan tidak ada pembahasan khusus partai koalisi dalam pertemuan dengan SBY.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Kader Demokrat Desak Tindak Koalisi Bandel Posted: 01 Apr 2012 03:36 AM PDT Semua partai koalisi mestinya memahami apa isi kontrak itu.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| SBY dan Petinggi Demokrat Bahas Koalisi Posted: 01 Apr 2012 02:59 AM PDT Salah satu partai yang kembali bergolak dan tak seiring jalan koalisi adalah PKS.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Datangi DPP Demokrat, SBY Akan Beri Arahan Posted: 01 Apr 2012 12:11 AM PDT SBY sekaligus kunjungi Kantor DPP Demokrat yang baru.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Demokrat Tak Keberatan Uji Materi UU APBN-P Posted: 31 Mar 2012 11:18 PM PDT "Siapapun, asal sesuai dengan aturan dan mekanisme."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews - POLITIK To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Partai Demokrat tidak akan mengusir partai yang membelot itu.
Anas menganggap, penambahan ayat ini justru akan memberikan otoritas bagi pemerintah.
"Orang kaya dan yang sangat kaya misalnya, mbok ya tidak beli BBM bersubsidi."
Sikap PKS yang berbeda dengan koalisi SBY-Boediono untuk menghindari penderitaan rakyat.
Pengambilan kebijakan PKS ini justru menimbulkan dilematis pada menteri dari PKS.
Anas tak bisa menyebut bahwa partai koalisi akan memberikan sanksi kepada PKS.
Salah satu partai yang kembali bergolak dan tak seiring jalan koalisi adalah PKS.
SBY sekaligus kunjungi Kantor DPP Demokrat yang baru.
"Siapapun, asal sesuai dengan aturan dan mekanisme."
No comments:
Post a Comment