Friday, August 24, 2012

Zona Internasional

Zona Internasional


Dapat Pengampunan Raja, 2 Tahanan di Thailand Bebas

Posted: 24 Aug 2012 12:12 AM PDT

Otoritas Thailand mengumumkan dua tahanan pria yang mendekam di penjara akibat tuduhan menghina kerajaan kini telah dibebaskan. Dua tahanan ini dapat menghirup kembali udara bebas setelah mendapat pengampunan dari Raja  Bhumibol Adulyadej.

HRW Kecam Kebijakan Bangladesh atas Pengungsi Rohingya

Posted: 23 Aug 2012 10:51 PM PDT

Kelompok pemerhati HAM, Human Right Watch (HRW) menyalahkan pemerintah Bangladesh atas pembatasan akses bantuan kemanusiaan terhadap pengungsi Rohingya. Hingga saat ini Bangladesh menjadi rumah bagi 300 ribu pengungsi Rohingya.

"Ekuador Tidak Takut dengan AS"

Posted: 23 Aug 2012 09:42 PM PDT

Pemerintah Ekuador mengatakan, pihaknya sama sekali tidak takut dengan Amerika Serikat (AS) terkait dengan pemberian suaka kepada pendiri Wikileaks, Julian Assange. Menteri Luar Negeri Ekuador Ricardo Patino menegaskan hal tersebut.

Topan Tembin Landa Taiwan

Posted: 23 Aug 2012 08:49 PM PDT

Topan Tembin dikabarkan menerjang Taiwan pada dinihari tadi. Kerusakan dialami sejumlah rumah warga yang terletak di bagian selatan Taiwan.

September, Putra Khadafi Diadili

Posted: 23 Aug 2012 07:45 PM PDT

Jaksa penuntut umum Libya mengumumkan Saif al-Islam Khadafi akan menjalani proses peradilan pada September mendatang. Peradilan atas Saif al-Islam kabarnya akan berlangsung di Kota Zintan dimana ia ditahan sejak tahun lalu.

Prinsip "Non-Intervensi" ASEAN Persulit Warga Rohingya

Posted: 23 Aug 2012 01:03 AM PDT

Isu pembantaian warga Rohingya di Negara Bagian Arakan, Myanmar, muncul kembali dan menjadi topik panas dalam tataran politik internasional. Bersamaan dengan itu, seorang aktivis dari LSM pengawas HAM, Imparsial, ikut berkomentar.

Respons Pemerintah Myanmar dalam Isu Rohingya

Posted: 23 Aug 2012 12:21 AM PDT

Myanmar yang mendapat kecaman keras dari sejumlah negara terkait isu Rohingya, menyangkal adanya peristiwa pembantaian etnis minoritas itu. Selain itu, mereka pun diklaim mempersulit akses masuk ke Negara Bagian Arakan.

No comments:

Post a Comment