Zona Internasional |
- Dapat Pengampunan Raja, 2 Tahanan di Thailand Bebas
- HRW Kecam Kebijakan Bangladesh atas Pengungsi Rohingya
- "Ekuador Tidak Takut dengan AS"
- Topan Tembin Landa Taiwan
- September, Putra Khadafi Diadili
- Prinsip "Non-Intervensi" ASEAN Persulit Warga Rohingya
- Respons Pemerintah Myanmar dalam Isu Rohingya
| Dapat Pengampunan Raja, 2 Tahanan di Thailand Bebas Posted: 24 Aug 2012 12:12 AM PDT Otoritas Thailand mengumumkan dua tahanan pria yang mendekam di penjara akibat tuduhan menghina kerajaan kini telah dibebaskan. Dua tahanan ini dapat menghirup kembali udara bebas setelah mendapat pengampunan dari Raja Bhumibol Adulyadej. |
| HRW Kecam Kebijakan Bangladesh atas Pengungsi Rohingya Posted: 23 Aug 2012 10:51 PM PDT Kelompok pemerhati HAM, Human Right Watch (HRW) menyalahkan pemerintah Bangladesh atas pembatasan akses bantuan kemanusiaan terhadap pengungsi Rohingya. Hingga saat ini Bangladesh menjadi rumah bagi 300 ribu pengungsi Rohingya. |
| "Ekuador Tidak Takut dengan AS" Posted: 23 Aug 2012 09:42 PM PDT Pemerintah Ekuador mengatakan, pihaknya sama sekali tidak takut dengan Amerika Serikat (AS) terkait dengan pemberian suaka kepada pendiri Wikileaks, Julian Assange. Menteri Luar Negeri Ekuador Ricardo Patino menegaskan hal tersebut. |
| Posted: 23 Aug 2012 08:49 PM PDT Topan Tembin dikabarkan menerjang Taiwan pada dinihari tadi. Kerusakan dialami sejumlah rumah warga yang terletak di bagian selatan Taiwan. |
| September, Putra Khadafi Diadili Posted: 23 Aug 2012 07:45 PM PDT Jaksa penuntut umum Libya mengumumkan Saif al-Islam Khadafi akan menjalani proses peradilan pada September mendatang. Peradilan atas Saif al-Islam kabarnya akan berlangsung di Kota Zintan dimana ia ditahan sejak tahun lalu. |
| Prinsip "Non-Intervensi" ASEAN Persulit Warga Rohingya Posted: 23 Aug 2012 01:03 AM PDT Isu pembantaian warga Rohingya di Negara Bagian Arakan, Myanmar, muncul kembali dan menjadi topik panas dalam tataran politik internasional. Bersamaan dengan itu, seorang aktivis dari LSM pengawas HAM, Imparsial, ikut berkomentar. |
| Respons Pemerintah Myanmar dalam Isu Rohingya Posted: 23 Aug 2012 12:21 AM PDT Myanmar yang mendapat kecaman keras dari sejumlah negara terkait isu Rohingya, menyangkal adanya peristiwa pembantaian etnis minoritas itu. Selain itu, mereka pun diklaim mempersulit akses masuk ke Negara Bagian Arakan. |
| You are subscribed to email updates from Sindikasi international.okezone.com To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment