Dunia Bisnis |
- Jembatan Selat Sunda Akan Disambung ke JLS
- Venezuela Bayar US$420 Juta Ke Perusahaan AS
- Suku Bunga KPR Murah Tak Terserap Pasar
- Pembahasan Subsidi BBM Berlangsung Alot
- DPR: Kenaikan Harga BBM di Tangan Pemerintah
- Harga Asli Premium Sudah Lampaui Rp9.000
| Jembatan Selat Sunda Akan Disambung ke JLS Posted: 25 Mar 2012 12:14 AM PDT This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Venezuela Bayar US$420 Juta Ke Perusahaan AS Posted: 24 Mar 2012 10:37 PM PDT Venezuela menghadapi sekitar 20 kasus gugatan di pengadilan arbitrase Bank Dunia.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Suku Bunga KPR Murah Tak Terserap Pasar Posted: 24 Mar 2012 03:48 PM PDT Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) disinyalir tidak menjamin.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Pembahasan Subsidi BBM Berlangsung Alot Posted: 24 Mar 2012 11:47 AM PDT Banggar masih terjebak perdebatan internal hingga Minggu dini hari.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| DPR: Kenaikan Harga BBM di Tangan Pemerintah Posted: 24 Mar 2012 06:12 AM PDT Itu memperbesar kemungkinan pemerintah menaikan harga BBM subsidi menjadi Rp6.000.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Harga Asli Premium Sudah Lampaui Rp9.000 Posted: 24 Mar 2012 02:53 AM PDT Pemerintah mensubsidi lebih dari Rp4.500 per liter, lebih besar dari harga saat ini.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews - BISNIS To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Venezuela menghadapi sekitar 20 kasus gugatan di pengadilan arbitrase Bank Dunia.
Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) disinyalir tidak menjamin.
Banggar masih terjebak perdebatan internal hingga Minggu dini hari.
Itu memperbesar kemungkinan pemerintah menaikan harga BBM subsidi menjadi Rp6.000.
Pemerintah mensubsidi lebih dari Rp4.500 per liter, lebih besar dari harga saat ini.
No comments:
Post a Comment