Berita Politik |
- Apa Hasil Studi Banding DPR ke Amerika
- Tantowi Yahya Dipanggil Ketua Umum Golkar
- Dirjen Bea Cukai: Kasus Penamparan Selesai
- Kapolri Hanya Rapat dengan 8 Orang Komisi III
- Wiranto: Tak Mungkin Ada Makar, Tapi...
- BK: Andi Taufan Diduga Tampar Petugas Bandara
- Kejaksaan Minta Tambahan Dana Rp301 Miliar
- Linda Gumelar: DPR Tak Pantas Urusi Rok Mini
- Revisi UU KPK, DPR Tak Butuh Persetujuan KPK
- Benny: Dewan Tak Dilarang Punya Kantor Hukum
- Empat Anggota Komisi Hukum Dilaporkan ke BK
- Didi-Demokrat: Tak Ada Alasan Perlemah KPK
- MPR Kecam Rencana Sunat Kewenangan KPK
- Pram Minta Komisi III Tak Sunat Wewenang KPK
- Diperiksa KPK, Alex Aman di Pilkada Jakarta?
- “Pangkas Kewenangan KPK, DPR Ingkari Rakyat”
- "Jangan Amputasi KPK"
| Apa Hasil Studi Banding DPR ke Amerika Posted: 08 Mar 2012 08:32 AM PST Tiga badan DPR mengirim tim untuk tiga studi banding berbeda ke Amerika Serikat.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Tantowi Yahya Dipanggil Ketua Umum Golkar Posted: 08 Mar 2012 05:32 AM PST "Saya tidak bisa menebak apakah yang akan dibicarakan Pak Ketua Umum," kata Tantowi.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Dirjen Bea Cukai: Kasus Penamparan Selesai Posted: 08 Mar 2012 04:13 AM PST Bea Cukai tidak ingin memperpanjang polemik ini. Bagi Bea Cukai, ini merupakan kasus biasaThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Kapolri Hanya Rapat dengan 8 Orang Komisi III Posted: 08 Mar 2012 02:09 AM PST Dari Fraksi PDIP hanya Trimedya Panjaitan dan Herman Herry.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Wiranto: Tak Mungkin Ada Makar, Tapi... Posted: 08 Mar 2012 02:07 AM PST "Saya memperingatkan bukan berarti ikut, melainkan prihatin."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| BK: Andi Taufan Diduga Tampar Petugas Bandara Posted: 08 Mar 2012 01:56 AM PST BK DPR mengantongi bukti baru, CCTV yang menunjukkan gambar saat kejadian.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Kejaksaan Minta Tambahan Dana Rp301 Miliar Posted: 08 Mar 2012 12:52 AM PST Dana ini rencananya untuk membiayai penanganan perkara tindak pidana umum.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Linda Gumelar: DPR Tak Pantas Urusi Rok Mini Posted: 08 Mar 2012 12:18 AM PST "Masih banyak hal lain yang harus kita selesaikan. Kita hargai pendapat Pak Marzuki Alie."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Revisi UU KPK, DPR Tak Butuh Persetujuan KPK Posted: 07 Mar 2012 11:40 PM PST Ketua Komisi III DPR Benny K Harman membantah akan amputasi kewenangan KPK.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Benny: Dewan Tak Dilarang Punya Kantor Hukum Posted: 07 Mar 2012 11:03 PM PST Benny merupakan satu dari empat anggota DPR yang dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Empat Anggota Komisi Hukum Dilaporkan ke BK Posted: 07 Mar 2012 10:06 PM PST "Itu tidak boleh kalau memang masih melakukan kegiatan sebagai pengacara dan advokat."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Didi-Demokrat: Tak Ada Alasan Perlemah KPK Posted: 07 Mar 2012 10:01 PM PST "Jangan putar sejarah ke masa lalu," kata Ketua DPP Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| MPR Kecam Rencana Sunat Kewenangan KPK Posted: 07 Mar 2012 09:22 PM PST Wakil Ketua MPR Hajrianto Tohari menilai rakyat masih marah pada koruptor.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Pram Minta Komisi III Tak Sunat Wewenang KPK Posted: 07 Mar 2012 09:00 PM PST "Ada KPK saja kasus korupsi tinggi, apalagi kalau kewenangan KPK dikurangi," kata Pramono.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Diperiksa KPK, Alex Aman di Pilkada Jakarta? Posted: 07 Mar 2012 08:31 PM PST Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menilai dukungan untuk Alex Noerdin di pilkada aman.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| “Pangkas Kewenangan KPK, DPR Ingkari Rakyat” Posted: 07 Mar 2012 08:25 PM PST "Logika hukum anggota DPR tidak jalan," kata pengacara senior Adnan Buyung Nasution.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Posted: 07 Mar 2012 02:17 PM PST Rencana pemangkasan kewenangan KPK mendapat kecaman dari kalangan Senayan sendiri.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews - POLITIK To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tiga badan DPR mengirim tim untuk tiga studi banding berbeda ke Amerika Serikat.
"Saya tidak bisa menebak apakah yang akan dibicarakan Pak Ketua Umum," kata Tantowi.
Bea Cukai tidak ingin memperpanjang polemik ini. Bagi Bea Cukai, ini merupakan kasus biasa
Dari Fraksi PDIP hanya Trimedya Panjaitan dan Herman Herry.
"Saya memperingatkan bukan berarti ikut, melainkan prihatin."
BK DPR mengantongi bukti baru, CCTV yang menunjukkan gambar saat kejadian.
Dana ini rencananya untuk membiayai penanganan perkara tindak pidana umum.
"Masih banyak hal lain yang harus kita selesaikan. Kita hargai pendapat Pak Marzuki Alie."
Ketua Komisi III DPR Benny K Harman membantah akan amputasi kewenangan KPK.
Benny merupakan satu dari empat anggota DPR yang dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR.
"Itu tidak boleh kalau memang masih melakukan kegiatan sebagai pengacara dan advokat."
"Jangan putar sejarah ke masa lalu," kata Ketua DPP Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.
Wakil Ketua MPR Hajrianto Tohari menilai rakyat masih marah pada koruptor.
"Ada KPK saja kasus korupsi tinggi, apalagi kalau kewenangan KPK dikurangi," kata Pramono.
Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menilai dukungan untuk Alex Noerdin di pilkada aman.
"Logika hukum anggota DPR tidak jalan," kata pengacara senior Adnan Buyung Nasution.
Rencana pemangkasan kewenangan KPK mendapat kecaman dari kalangan Senayan sendiri.
No comments:
Post a Comment