Zona Berita |
- Betah di KPK, Penyidik Polri Harus Pensiun Dini
- KPK Bidik Tersangka Kasus Century
- Hakim Penganulir Vonis Mati Raja Narkoba Harus Diperiksa
- Kedatangan Gillard, Momentum Polri Antisipasi Teroris
- Bila Dipecat Polri, KPK Siap Menampung Para Penyidik
- Nasib Anas di Kasus Hambalang Tinggal Menghitung Hari
- Tak Kenal, Angie Bantah Keterangan Yulianis
- Abraham Samad Tegaskan KPK Tak Butuh Bantuan Presiden
| Betah di KPK, Penyidik Polri Harus Pensiun Dini Posted: 04 Oct 2012 10:07 AM PDT Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna tidak mempermasalahkan lima penyidik Polri yang betah menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). |
| KPK Bidik Tersangka Kasus Century Posted: 04 Oct 2012 10:03 AM PDT Wakil Ketua Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas mengatakan, penyidik sudah memiliki bukti kuat untuk menetapkan tersangka dalam kasus Bank Century. |
| Hakim Penganulir Vonis Mati Raja Narkoba Harus Diperiksa Posted: 04 Oct 2012 08:00 AM PDT Politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, menilai pembatalan vonis hukum mati oleh Mahkamah Agung (MA) terhadap pemilik pabrik ekstasi, Hengky Gunawan sangat mengejutkan. |
| Kedatangan Gillard, Momentum Polri Antisipasi Teroris Posted: 04 Oct 2012 07:08 AM PDT Karena itu, peringatan terakhir untuk mengenang tragedi Bom Bali I yang menewaskan 202 orang lebih itu, menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. |
| Bila Dipecat Polri, KPK Siap Menampung Para Penyidik Posted: 04 Oct 2012 06:40 AM PDT Ketua KPK Abraham Samad mengaku, akan membuka pintu sebesar-besarnya untuk para penyidik. |
| Nasib Anas di Kasus Hambalang Tinggal Menghitung Hari Posted: 04 Oct 2012 06:33 AM PDT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi korupsi proyek Sports Center Hambalang. Nasib ketua umum partai Demokrat, anas Urbaningrum yang selama ini dituding terlibat juga akan diketahui. Apakah Anas akan menjadi tersangka baru kasus tersebut? |
| Tak Kenal, Angie Bantah Keterangan Yulianis Posted: 04 Oct 2012 06:32 AM PDT Bekas putri Indonesia ini pun mengklaim, dirinya tak pernah menerima pemberian dari Permai Group seperti disampaikan Yulianis. |
| Abraham Samad Tegaskan KPK Tak Butuh Bantuan Presiden Posted: 04 Oct 2012 06:16 AM PDT Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad menegaskan dirinya tidak butuh dukungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam memberantas korupsi. |
| You are subscribed to email updates from Sindikasi news.okezone.com To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment