Berita Dunia |
- Dirawat di Dubai, Presiden Pakistan Stabil
- Cara Ulama Amerika Ajarkan Toleransi
- Kasus Narkoba:China Hukum Mati Warga Filipina
- Hina Raja Thailand, Warga AS Divonis Penjara
- RI Dukung Demokrasi di Timur Tengah & Myanmar
- PM Bangladesh: Dunia Inginkan Demokrasi
- China Hukum Mati Pemimpin Sindikat Prostitusi
- Mesjid di Palestina Kembali Dibakar
- Uni Eropa Stop Bantuan ke Negara Berkembang
- Memperkosa, Eks Presiden Israel Dibui 7 Tahun
- Gubernur Korup Divonis 14 Tahun Penjara
- 8-12-1980: Pembunuhan John Lennon
- Taiwan Bangun Taman "Mengambang" di Angkasa
| Dirawat di Dubai, Presiden Pakistan Stabil Posted: 08 Dec 2011 07:10 AM PST Salah seorang sumber mengatakan, Presiden Zardari mengalami serangan jantung ringan.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Cara Ulama Amerika Ajarkan Toleransi Posted: 08 Dec 2011 05:21 AM PST Bagi Imam Arafat sudah sepatutnya kurikulum antaragama diterapkan di ASThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Kasus Narkoba:China Hukum Mati Warga Filipina Posted: 07 Dec 2011 11:47 PM PST Di China, penyelundup narkotika seberat 50 gram saja dapat dihukum matiThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Hina Raja Thailand, Warga AS Divonis Penjara Posted: 07 Dec 2011 10:53 PM PST Pemerintah AS kecewa atas hukuman itu karena dianggap sarat dengan muatan politis.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| RI Dukung Demokrasi di Timur Tengah & Myanmar Posted: 07 Dec 2011 10:10 PM PST "Untuk menjaga demokrasi harus ada langkah berani meski menyakitkan," kata SBYThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| PM Bangladesh: Dunia Inginkan Demokrasi Posted: 07 Dec 2011 09:31 PM PST "Inilah saatnya melepaskan praktek lama (otoritarianisme) dan memperjuangkan demokrasi."This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| China Hukum Mati Pemimpin Sindikat Prostitusi Posted: 07 Dec 2011 08:26 PM PST Wanita itu terbukti menjadikan ratusan perempuan menjadi pekerja prostitusiThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Mesjid di Palestina Kembali Dibakar Posted: 07 Dec 2011 07:44 PM PST This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Uni Eropa Stop Bantuan ke Negara Berkembang Posted: 07 Dec 2011 07:24 PM PST This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Memperkosa, Eks Presiden Israel Dibui 7 Tahun Posted: 07 Dec 2011 06:52 PM PST This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Gubernur Korup Divonis 14 Tahun Penjara Posted: 07 Dec 2011 06:26 PM PST Terpidana mengaku sangat menyesal, tapi hakim pengadilan berkata "Sudah terlambat"This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| 8-12-1980: Pembunuhan John Lennon Posted: 07 Dec 2011 05:15 PM PST Pentolan The Beatles dan aktivis anti perang itu ditembak mati dengan alasan tidak jelasThis posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Taiwan Bangun Taman "Mengambang" di Angkasa Posted: 07 Dec 2011 03:32 PM PST Ini akan menjadi bangunan paling surreal di muka bumi.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews - DUNIA To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Salah seorang sumber mengatakan, Presiden Zardari mengalami serangan jantung ringan.
Bagi Imam Arafat sudah sepatutnya kurikulum antaragama diterapkan di AS
Di China, penyelundup narkotika seberat 50 gram saja dapat dihukum mati
Pemerintah AS kecewa atas hukuman itu karena dianggap sarat dengan muatan politis.
"Untuk menjaga demokrasi harus ada langkah berani meski menyakitkan," kata SBY
"Inilah saatnya melepaskan praktek lama (otoritarianisme) dan memperjuangkan demokrasi."
Wanita itu terbukti menjadikan ratusan perempuan menjadi pekerja prostitusi
Terpidana mengaku sangat menyesal, tapi hakim pengadilan berkata "Sudah terlambat"
Pentolan The Beatles dan aktivis anti perang itu ditembak mati dengan alasan tidak jelas
Ini akan menjadi bangunan paling surreal di muka bumi.
No comments:
Post a Comment