Berita Dunia |
- Orang Tertua di Jepang Meninggal Dunia
- FOTO: Taksi Khusus Wanita di Malaysia
- KBRI Siap Evakuasi Santri WNI di Yaman
- Australia Sumbang Rp20 Miliar untuk Indonesia
- Arab Saudi: Wanita Menyetir, Perawan Musnah
- Italia Larang TV & Radio Pakai Kata Kondom
| Orang Tertua di Jepang Meninggal Dunia Posted: 03 Dec 2011 07:05 AM PST Hasegawa tercatat lahir pada 20 November 1896.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| FOTO: Taksi Khusus Wanita di Malaysia Posted: 02 Dec 2011 09:56 PM PST Harapannya, agar perempuan di negeri itu dapat bepergian dengan tenang.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| KBRI Siap Evakuasi Santri WNI di Yaman Posted: 02 Dec 2011 09:47 PM PST Truk pembawa bantuan bisa menembus pesantren melalui jalur selatan.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Australia Sumbang Rp20 Miliar untuk Indonesia Posted: 02 Dec 2011 08:52 PM PST Dana sebesar itu untuk upaya tanggap bencana di tanah air.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Arab Saudi: Wanita Menyetir, Perawan Musnah Posted: 02 Dec 2011 05:55 PM PST Raja Abdullah pernah meminta larangan mengemudi dipertimbangkan ulang.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Italia Larang TV & Radio Pakai Kata Kondom Posted: 02 Dec 2011 05:14 PM PST Jaringan TV dan radio pemerintah menyanggah instruksi yang termaktub dalam surel.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from VIVAnews - DUNIA To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Hasegawa tercatat lahir pada 20 November 1896.
Harapannya, agar perempuan di negeri itu dapat bepergian dengan tenang.
Truk pembawa bantuan bisa menembus pesantren melalui jalur selatan.
Dana sebesar itu untuk upaya tanggap bencana di tanah air.
Raja Abdullah pernah meminta larangan mengemudi dipertimbangkan ulang.
Jaringan TV dan radio pemerintah menyanggah instruksi yang termaktub dalam surel.
No comments:
Post a Comment