Zona Berita |
- PBNU Tidak Dukung Sumpah Pocong Marzuki Alie
- Diserang Balik Anas, Ruhut: Ke Laut Aja !
- Kampanye Kondom Bukan untuk Legalkan Seks Bebas
- Ini Lima Butir Kesepakatan Antara Pemerintah dan Masyrakat Papua
- Penembakan di Papua agar Anggaran Polri Naik?
- Banyak Koruptor Wanita Pakai Cadar, Ini Kata KPK
- "Kedatangan Para Jenderal Tidak Akan Selesaikan Persoalan Papua"
- "Demokrat Harus Mengaca Diri"
| PBNU Tidak Dukung Sumpah Pocong Marzuki Alie Posted: 19 Jun 2012 07:00 PM PDT Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU, Arwanie Faishal, menilai sikap yang dilakukan Marzuki Ali tersebut merupakan sikap terbuka yang baik. |
| Diserang Balik Anas, Ruhut: Ke Laut Aja ! Posted: 19 Jun 2012 07:00 PM PDT Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul salah satu kader yang terang-terangan meminta Anas mundur mengaku tidak takut dengan pernyataan mantan Ketua PB HMI itu. |
| Kampanye Kondom Bukan untuk Legalkan Seks Bebas Posted: 19 Jun 2012 06:30 PM PDT Thaufiek mengatakan bahwa dalam kampanye penggunaan kondom tersebut dimaksudkan untuk menjaring kelompok yang rentan terkena HIV AIDS. |
| Ini Lima Butir Kesepakatan Antara Pemerintah dan Masyrakat Papua Posted: 19 Jun 2012 06:05 PM PDT Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan dan Otonomi Daerah, Felix Wanggai mengatakan bahwa ada lima butir kesepakatan atas pertemuan. |
| Penembakan di Papua agar Anggaran Polri Naik? Posted: 19 Jun 2012 06:00 PM PDT Pengamat Papua, Frans Ansanay menilai bahwa maraknya penembakan di tanah Papua diduga akibat adanya keinginan aparat di wilayah tersebut untuk mendapatkan kucuran dana dengan alasan untuk menjaga keamanan di Papua. |
| Banyak Koruptor Wanita Pakai Cadar, Ini Kata KPK Posted: 19 Jun 2012 05:49 PM PDT Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi mengungkapkan tidak ada kebijakan yang memaksa para koruptor wanita tersebut untuk tidak menutup dirinya dari penggunaan cadar. |
| "Kedatangan Para Jenderal Tidak Akan Selesaikan Persoalan Papua" Posted: 19 Jun 2012 05:30 PM PDT Pengamat Papua, Frans Ansanay menilai kedatangan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, Kapolri Jendral Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, dan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI Marciano Norman ke Papua tidak akan menjawab persoalan yang tengah terjadi di Papua. |
| Posted: 19 Jun 2012 05:00 PM PDT Menurutnya, Demokrat harus menjadikan hasil survei LSI tersebut sebagai cermin dalam rangka memperbaiki kondisi partai berlambang bintang mercy tersebut. |
| You are subscribed to email updates from Sindikasi news.okezone.com To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment