Sunday, August 7, 2011

Zona Internasional

Zona Internasional


Pekerja Taruh Ular Piton di Rumah Bosnya

Posted: 07 Aug 2011 05:14 AM PDT

Ulah iseng seorang karyawan yang ingin menakuti bosnya di Malaysia berakhir di penjara. Pelaku ditangkap saat dirinya dengan sengaja meletakan kantung plastik berisi ular piton di rumah atasannya.

PM Inggris Kecam Kerusuhan London

Posted: 07 Aug 2011 05:04 AM PDT

Keadaan Kota London, Inggris mulai pulih usai kerusuhan yang terjadi sejak Sabtu 6 Agustus kemarin. Perdana Menteri Inggris David Cameron mengecam kerusuhan yang melukai delapan anggota polisi tersebut.

Bom Atom Hiroshima-Nagasaki Sempat Ditentang

Posted: 07 Aug 2011 04:43 AM PDT

Ketika Jepang menyatakan tidak akan menyerah ke tentara sekutu pada Perang Dunia II 1945 lalu, Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memberikan pelajaran bagi mereka.

AS & Korsel Latihan Basmi Senjata Nuklir Korut

Posted: 07 Aug 2011 04:07 AM PDT

Pasukan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) akan melakukan latihan menghancurkan senjata pemusnah massal milik Korea Utara (Korut). Skenario ini akan dilakukan pada latihan perang yang akan berlangsung bulan ini di Korsel.

Cumi-cumi Segar Menari Diatas Mangkuk

Posted: 07 Aug 2011 03:04 AM PDT

Sebuah restoran di Jepang menyuguhkan sebuah menu makanan yang menarik namun menakutkan. Restoran ini menyediakan cumi-cumi segar yang dapat menari-nari meskipun kepala cumi itu sudah dipotong.

Alasan Hiroshima dan Nagasaki Dibom Atom oleh AS

Posted: 07 Aug 2011 02:14 AM PDT

Sulit melupakan tragedi bom atom Hiroshima dan Nagasaki yang terjadi 66 tahun lalu. Tetapi, timbul pertanyaan mengapa kedua kota di Jepang ini yang menjadi target utama dari serangan bom atom yang dilesakan Amerika Serikat (AS) ini?

Jalan Terjal Bagi Perdana Menteri Thailand Baru

Posted: 07 Aug 2011 01:03 AM PDT

Yingluck Shinawatra menorehkan tinta emas pada buku sejarah Thailand sebagai Perdana Menteri perempuan Thailand yang pertama. Namun dirinya segera dihadapkan pada masalah yang harus dihadapi segera oleh pemerintahannya.

No comments:

Post a Comment